Selamat Jalan, Mbah...
Lama sekali tidak memperbaharui blog ini dengan postingan-postingan baru saya....
Kemarin siang (4/4) saya mendengar kabar dari teman saya melalui YM! bahwa mbah surip meninggal dunia. Seakan-akan tidak percaya akan kabar tersebut, saya mencari kebenarannya melalui internet,dan ternyata kabar itu benar!. Sore harinya setelah pulang dari kerja, sampai di rumah saya dan teman-teman satu kontrakan saya langsung menyalakan televisi dan menonton berita tentang kepergian mbah surip.
Hingga pagi ini, sesampainya di 'warung teteh' tempat sarapan favorit saya dan teman-teman yang berada tepat di depan pabrik tempat saya bekerja, berita kepergian mbah surip masih menjadi obrolan utama kami, berita mengenai transfer pemain di liga-liga sepakbola terkenal di eropa dan berita mengenai hasil ujicoba klub-klub sepakbola dari negara eropa yang biasanya merupakan salah satu obrolan yang hampir tidak pernah kami lewat kan, pun tidak kami gubris pagi ini.
Kami mengobrol apa pun mengenai mbah surip, mulai dari tawanya yang khas, slogan 'i love you full' yang khas, lagu 'tak gendong' yang hampir setiap saat muncul di televisi dan diketahui oleh hampir semua orang yang pernah menonton televisi, penampilan dia di acara-acara di televisi, royalti milyaran rupiah yang di terima mbah surip dari lagu-lagunya, hingga penyebab kepergiannya, termasuk kelakar yang mengatakan bahwa mbah surip meninggal karena 'dia lupa makan yang disebabkan kebanyakan mengkonsumsi kopi' atau 'dia lupa makan karena sibuk mikirin duitnya mau di kemanain'. Tapi dibalik semua itu kami tetap menghormati mbah surip.
Entah mengapa mbah surip baru terkenal sekarang. Yang pasti saya ingat lagunya yang berjudul 'bangun tidur, tidur lagi' sempat menjadi lagu favorit saya dan adik saya waktu kami masih kecil.lagi
Kini mbah surip telah beristirahat dengan tenang. Saya, teman-teman saya, dan segenap pendukung blog ini turut berdukacita atas kepergian mbah surip. Semoga setiap orang yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan kebesaran hari oleh Yang Maha Kuasa.
Selamat jalan mbah surip.
We always love you full.





